Optimasi Celluler Coverage 4G LTE dengan Remote Electric Tilting Antena Sektoral E-Node B

  • Made Arawan Universitas Islam 45 Bekasi

Abstract

Tingginya mobilitas dan semakin banyaknya pengguna/UE sistem komunikasi bergerak selullar 4G LTE serta seiring penambahan pembangunan gedung bertingkat yang menjadi penghalang  sinyal radio frekuensi antara e-NodeB dengan UE di daerah padat penduduk. Kondisi ini menurunkan kinerja parameter utama/QoS selullar segmen jaringan akses 4G LTE yang meliputi parameter RSRP, RSRQ dan SINR dan penurunan kinerja jaringan akses ini merugikan pengguna maupun selullar/mobile service provider.  Dengan mempertimbangkan kecepatan pelaksanaan optimasi dan efektifitas sumber daya dan dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja jaringan akses, dipilih salah satu upaya yaitu melakukan optimasi coverage 4G LTE dengan remote electric tilting (RET) antena sektoral e-NodeB.  Pengukuran kinerja jaringan akses dilakukan 2 kali dengan drive test (sebelum optimasi) pada rute dan area yang telah ditentukan menggunakan UE android yang telah diinjeksi aplikasi Nemo Handy.  Hasil log file aplikasi Nemo Handy diolah menggunakan aplikasi Nemo Analyze, dari hasil Nemo Analyze dilakukan evaluasi dan analisa untuk mengetahui kinerja dan badspot dan kemudian akan ditentukan antena sektoral yang akan dilakukan RET.  Setelah dilakukan RET segera dilakukan drive test (setelah optimasi) pada rute dan area yang sama untuk mengukur kinerja jaringan akses.  Hasil penelitian dengan metode RET menghasilkan dua hal, yaitu : pertama, dari segi  waktu metode RET lebih cepat 4 hari dibanding metode electrical tilting (ET) karena dalam metode RET tidak diperlukan proses perizinan kepada pemilik site untuk masuk site e-NodeB, dan  kedua, dari segi kinerja diperoleh peningkatan kinerja RSRP (0,65%), RSRQ (1,32%), SINR (6,13%). Hasil RET menunjukkan optimasi coverage yang optimal dilihat dari segi kinerja jaringan maupun dari segi waktu pelaksanaan.

 

The high mobility and the increasing number of users/UE of the 4G LTE cellular mobile communication system as well as the addition of high-rise building construction becomes a block for radio frequency signals between e-NodeB and UE in densely populated areas. This condition reduces the performance of the main parameters / cellular QoS of the 4G LTE access network segment which includes the parameters of RSRP, RSRQ and SINR and also affect both users and cellular / mobile service providers. By considering the speed of optimization, resource effectiveness and the aim of improving the access network performance, the method used is 4G LTE coverage optimization with e-NodeB sectoral antenna remote electric tilting (RET). The performance measurement of the access network are twice carried out with test drive (before optimiation) on the route and area that has been determined using the UE android and injected with the Nemo Handy application. The results of the Nemo Handy application log file are processed using the Nemo Analyze application. Moreover, the Nemo Analyze results evaluation and analysis is carried out to determine the performance and badspots of the access network as well as RET from the sectoral antenna. Furthermore, a drive test (after optimization) is immediately conducted on the same route and area to measure the performance of the access network. The results of the research using the RET method produced show, firstly, in terms of time, the RET method was 4 days faster than the electrical tilting (ET) method because the RET method does not need for a permit to a siteowners to enter the e-NodeB site. Secondly, in terms of performance, the performance of RSRP (0.65%), RSRQ (1.32%), SINR (6.13%) increase. In conclusion, the RET results show optimal coverage in terms of network performance and implementation time.

Published
2022-08-25