Analisa Sistem Kerja Motor Bakar Diesel Terhadap Fenomena Exhaust Flame Pada Lokomotif Kereta Api seri Co'Co' 201

  • Sani Putra Ekanto Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rizal Hanifi Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Bobie Suhendra Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang
Keywords: Motor bakar diesel, fenomena exhaust flame, lokomotif kereta api seri Co’Co’ 201, sistem kerja, termodinamika.

Abstract

Lokomotif kereta api seri Co’Co’ 201 adalah lokomotif diesel listrik yang ditenagai oleh motor bakar diesel sebagai penggerak generator untuk mengubah energi mekanik menjadi listrik, energi listrik yang dihasilkan akan ditransmisikan ke motor traksi untuk menggerakkan roda lokomotif. Motor bakar diesel pada lokomotif kereta api seri Co’Co’ 201 menggunakan bahan bakar biodiesel B30. Kecepatan rotasi poros engkol pada setiap posisi throttle notch ditentukan oleh nilai parameter menggunakan nilai pertambahan AV + 1, CV + 2, BV + 4 dan DV-2. Pada proses pengujian statis menunjukkan bahwa ketika memindahkan notch 1 ke notch 2, ketika throttle handle berada pada notch 1, putaran poros engkol menghasilkan nilai 446 RPM dengan penarikan fuel rack sebesar 9,5 mm, nilai ini telah mendekati nilai parameter yang telah ditentukan pada notch 1, yaitu 450 RPM,  layak untuk dipindahkan dan ketika throttle handle dipindahkan ke notch 2 dari notch 1, fuel rack ditarik sepanjang 11,7 mm oleh governor unit aktuator dengan cepat meningkatkan putaran poros engkol menjadi 523 RPM, kemudian perlahan-lahan fuel rack memperpendek tarikan menjadi 9,2 mm ketika putaran poros engkol telah mendekati nilai parameter. Dari hasil analisis penulis terhadap dasar teori dan hasil pengujian, disimpulkan bahwa fenomena exhaust flame terjadi karena kerja motor bakar diesel dibatasi oleh waktu yang dibutuhkan untuk mencampur bahan bakar dan udara tekan sehingga ketika bahan bakar di injeksikan ke dalam ruang bakar silinder dengan adanya waktu dan jarak yang lebih panjang dari gerak tarik fuel rack,  Hal ini dapat menyebabkan pencampuran dan pembakaran yang tidak sempurna yang kemudian menyebabkan peningkatan bahan bakar yang tidak terbakar dan asap pekat yang dapat terlihat keluar dari exhaust stack menuju lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-02-01