PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL GRATIS (SEHATI) UNTUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI DESA SUKAMUKTI

  • Purnama Putra Universitas Islam 45
  • Syifa Fadhliah Universitas Islam 45
  • Ummi Khoiriyah Universitas Islam 45
Keywords: Halal Certification, Mentoring, MSMEs

Abstract

Halal certification is an obligation for MSME players in Indonesia. In accordance with government directives in Government Regulation Number 39 of 2021 which requires MSMEs to have halal certification from 17 October 2019 to 17 October 2024. After 17 October 2024, actors who do not have halal certification will receive sanctions from the government. The problem that occurs in the community related to the small number of MSMEs that carry out halal certification is the lack of knowledge and information regarding the process and flow of applying for halal certification for MSMEs, making MSMEs unable to carry out halal certification. The implementation of this community service was carried out in Sukamukti Village by holding a socialisation and assistance program for Free Halal Certification (SEHATI) for MSMEs in Sukamukti Village. The method of implementing this activity uses a training method to introduce new things to the community followed by the implementation of halal certification assistance. The conclusion in this mentoring activity runs smoothly. Overall, MSMEs that can be certified halal are Warung Seblak which focuses on food through a self-declaration programme. Halal certification shows positive results, including having an impact on increasing partner turnover.

References

Alinsari, N. (2020). Peningkatan literasi keuangan pada umkm melalui pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana. Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 256–268.
Anggriawan, T. P. (2021). Perlindungan Konsumen Pangan Pada Negara Mayoritas Muslim Ditinjau dari Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan. Widya Pranata Hukum : Jurnal Kajian Dan Penelitian Hukum, 2(2), 48–60. https://doi.org/10.37631/widyapranata.v2i2.243
Arrozaq, I. K. (2023). Peran Sertifikasi Halal Dalam Meningkatkan Daya Saing Umkm Pada Sektor Industri Makanan Dan Minuman Di Kabupaten Kendal.
Badrul, M., Bachri, C., & Yoraeni, A. (2021). Pendampingan UMKM Milio Shop dan Bakoel Cemal Cemil Berbasis Teknologi untuk Mempertahankan Usaha di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Abdimas Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 72–81.
Basri, H., Putra, P., Khoiriyah, U., Putrianika, P., & Widyowati, D. D. (2023). BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN UNTUK DOSEN DAN MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN) SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2022/2023. Pustaka Buku, 1–72.
Basri, Y. M., Yasni, H., Oktari, V., & Indrapraja, D. P. H. (2022). Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produk Bank Sampah di Kecamatan Rumbai. Yumary: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 221–228.
Charity, M. L. (2017). Jaminan produk halal di Indonesia (Halal products guarantee in Indonesia). Jurnal Legislasi Indonesia, 14(01), 99–108.
Fadhilah, N. A., Putra, P., Rahmawati, R., & Basri, H. (2021). Optimalisasi Umkm Dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Di Masa Pandemi Covid-19 Di Lingkungan Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Devosi, 2(2), 26–30.
Frediawan, A. (2023). Analisis Normatif Peran Pendamping PPH Dalam Peningkatan Minat Pendaftaran Sertifikat Halal Program Sehati Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun.
Gustiana, R., Hidayat, T., & Fauzi, A. (2022). Pelatihan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Suatu Kajian Literatur Review Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 3(6), 657–666.
Hendriadi, A. A., Sari, B. N., & Padilah, T. N. (2019). Pelatihan Digital Marketing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang. Jurnal Pengabdian Masyarakat J-DINAMIKA, 4(2), 120–125.
Jannah, M. J. (2020). Analisis Titik Kritis Keharaman Produk Pada Umkm Kerupuk. Jurnal Agroindustri Halal, 6(2), 205–216.
Kasanah, N., & Sajjad, M. H. A. (2022). Potensi, Regulasi, dan Problematika Sertifikasi Halal Gratis. Journal of Economics, Law, and Humanities, 1(2), 28–41.
Liputan 6. (2024, February 2). UMKM Tak Punya Sertifikat Halal pada 18 Oktober 2024, Siap-Siap Produk Disita. https://www.liputan6.com/bisnis/read/5519941/umkm-tak-punya-sertifikat-halal-pada-18-oktober-2024-siap-siap-produk-disita?page=3
LPPOM MUI. (2022). Prosedur Sertifikasi Halal MUI | LPPOM MUI. https://halalmui.org/prosedur-sertifikasi-halal-mui/
Mahardika, G. B., Nahara, A. R., & Gunawan, S. (2022). Titik kritis halal olahan natural products sebagai bahan aditif pangan. Halal Research Journal, 2(2), 112–119.
Nurhidayah, S., Putra, P., Basri, H., Khoiriyah, U., Putrianika, P., & Desty Widyowati, D. (2023). PELATIHAN BUDIDAYA MAGGOT DAN POTENSI PASAR DI INDONESIA MELALUI CYBERMARKETING UNTUK MENINGKATKAN PELUANG BISNIS. DEVOSI, 4(2), 156–168. https://doi.org/10.33558/devosi.v4i2.7929
Putra, P., Huda, N., Basri, H., Alrasyid, M. H., Sardiana, A., Amalia, R. M., Amalia, A. N., & Qurnain, D. S. (2020). SINERGITAS PEMBERDAYAAN PONDOK PESANTREN. Devosi, 1(2), 13–17.
Triani, A. I., Subhan, M., & Prasaja, A. S. (2023). Analisis Strategi Pencapaian Sustainable Development Goals (Sdgs) Pada Industri Kecil Menengah Cik Mia Songket. Jurnal Kajian Dan Penalaran Ilmu Manajemen, 1(4), 142–156.
Published
2024-03-29