PEMBELAJARAN MATEMATIKA SESUAI PERKEMBANGAN ANAK (DEVELOPMENTALLY APROPRIATE PRACTICE) DI SEKOLAH DASAR

  • Aningsih .

Abstract

Sesuai dengan paradigma pendidikan bagi anak SD, yakni pendidikan yang mengembangkan seluruh potensi anak, terintegrasi dan menyenangkan sehingga berbagai potensi anak dapat berkembang secara simultan, maka penyelenggaraan pembelajaran matematika harus berorientasi pada perkembangan anak. Dengan kata lain, perkembangan anak harus menjadi dasar dalam menyelenggarakan pembelajaran matematika. Pembelajaran yang menerapkan pendekatan perkembangan anak adalah pembelajaran yang diberikan dengan menerapkan konsepDevelopmentally Appropriate Practice (DAP). Developmentally Appropriate Practice (DAP) adalah paradigma dalam pendidikan anak usia dini, di mana guru memperhatikan perubahan yang terjadi pada setiap aspek perkembangan anak, baik fisik, kognitif, emosi maupun sosial, dengan mendasarkan semua praktek dan keputusan pada (1) teori perkembangan anak, (2) identifikasi kekuatan individual dan penilaian otentik terhadap kebutuhan masing-masing anak, dan (3) latar belakang budaya anak seperti komunitas, riwayat keluarga, dan struktur keluarga.Dengan kata lain, konsep DAP merupakan pembelajaran yang berpijak pada tiga kesesuaian, yakni kesesuaian dengan usia, dan konteks sosial budaya. Implementasi konsep DAP dalam pembelajaran matematika antara lai (1) melibatkan anak secara aktif baik secara fisik maupun mental; (2) belajar terpadu; (3) belajar sambil bermain; (4) belajar secara berkelompok; (5) pola pendekatan spiral; (6) menggunakan metode inkuiri; (7) menerapkan pendekatan kontekstual; dan (8) bekerja sama dengan orang tua

Published
2013-02-08